Selamat Datang di Laman Resmi MTs Nurul As'adiyah Callaccu | Motto: "Religius dan Terampil" | Kampus II Pondok Pesantren Nurul As'adiyah Callaccu di Empagae

PESAN MENDALAM KAKANKEMENAG WAJO PADA UPACARA BENDERA TERAKHIR MTS NURUL AS'ADIYAH CALLACCU


EMPAGAE – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti lapangan upacara MTs Nurul As’adiyah Callaccu dalam gelaran Last Flag Ceremony atau upacara bendera terakhir bagi santri kelas IX angkatan pertama. Acara ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Wajo, H. Muhammad Subhan, yang bertindak langsung sebagai Pembina Upacara, Selasa (28/04/2026).

Dalam amanatnya, H. Muhammad Subhan menyampaikan tiga poin krusial yang menjadi bekal berharga bagi para santri, pendidik, maupun lembaga.

1. Eksplorasi Bakat dan Studi Lanjut

Kepada para santri yang sesaat lagi akan menamatkan pendidikannya di jenjang Madrasah Tsanawiyah, Kakankemenag menaruh harapan besar agar semangat belajar tidak boleh padam. Beliau mendorong para santri untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi (MA/SMA/SMK) guna mengeksplorasi seluruh bakat dan minat yang dimiliki.

"Jangan berhenti di sini. Teruslah belajar dan cari ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi diri kalian. Dunia menanti kontribusi dari bakat-bakat muda yang kalian miliki," pesan beliau memotivasi.

2. Karakter Berbasis Ruh KBC (Karakter Berbasis Citra)

Poin kedua yang menjadi penekanan utama beliau adalah mengenai indikator keberhasilan seorang santri. Menurut H. Muhammad Subhan, penilaian tertinggi seorang santri bukan hanya terletak pada angka-angka akademik, melainkan pada aspek sikap dan karakter.

Beliau menegaskan bahwa karakter santri As’adiyah harus senantiasa berbasis pada Nilai dan Ruh KBC (Karakter Berbasis Citra). Hal ini merupakan identitas moral yang harus melekat kuat, di mana integritas, adab, dan nilai-nilai kepesantrenan menjadi wajah utama para santri saat terjun ke masyarakat nantinya.

3. Apresiasi Tinggi bagi Pendidik Callaccu

Mengakhiri sambutannya, H. Muhammad Subhan memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di MTs Nurul As’adiyah Callaccu. Beliau memuji kegigihan para guru yang telah berjuang luar biasa dalam mendidik dan membimbing angkatan pertama ini hingga sampai ke gerbang kelulusan.

"Pengabdian Bapak dan Ibu adalah investasi peradaban. Terima kasih telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mendidik tunas-tunas bangsa di madrasah ini dengan penuh kesabaran," ungkapnya menutup amanat.

Upacara bendera terakhir ini ditutup dengan sesi bersalaman dan foto bersama, menandai berakhirnya masa pengabdian santri kelas IX di madrasah, sekaligus awal dari perjalanan baru yang lebih menantang.


0 Komentar