Selamat Datang di Laman Resmi MTs Nurul As'adiyah Callaccu | Motto: "Religius dan Terampil" | Kampus II Pondok Pesantren Nurul As'adiyah Callaccu di Empagae

UKIR SEJARAH PERDANA: 33 SANTRI ANGKATAN PERTAMA MTs NURUL AS’ADIYAH CALLACCU IKUTI UJIAN AKHIR MADRASAH

EMPAGAE – Hari yang dinantikan akhirnya tiba. MTs Nurul As’adiyah Callaccu resmi memulai pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah bagi santri kelas IX. Momentum ini terasa sangat sakral karena merupakan ujian akhir bagi angkatan pertama sejak madrasah ini didirikan.

Ujian dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 20 hingga 25 April 2026. Sebanyak 33 santri terdaftar sebagai peserta ujian, yang terdiri dari 23 santri putra dan 10 santri putri. Mereka semua akan diuji kompetensinya sebagai syarat kelulusan dan penentu kualitas lulusan perdana madrasah.

Pesan Haru dan Semangat dari Kepala Madrasah

Kepala Madrasah, Ibu Sitti Jazilah, S.Pd.I., Gr., memberikan arahan yang menyentuh hati saat membuka pelaksanaan ujian. Beliau menekankan bahwa para santri angkatan pertama ini memikul tanggung jawab moral sebagai pembuka jalan bagi adik-adik kelas mereka.

"Persiapkan mental kalian dengan baik. Ingatlah, ini adalah perjuangan terakhir kalian di madrasah tercinta ini sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Sebagai angkatan pertama, kalian adalah pionir. Mudah-mudahan kalian semua bisa memberikan hasil yang terbaik dan mengharumkan nama MTs Nurul As'adiyah Callaccu," pesan beliau dengan penuh harap.

Menjaga Integritas dan Kualitas

Pelaksanaan ujian ini dipantau secara ketat untuk memastikan integritas dan kejujuran para peserta. Meskipun dalam suasana tegang, para santri terlihat percaya diri setelah sebelumnya mengikuti rangkaian persiapan, termasuk Tes Kompetensi Akademik (TKA) beberapa waktu lalu.

Keberhasilan 33 santri ini diharapkan menjadi standar mutu bagi lulusan-lulusan Callaccu di masa depan. Seluruh dewan guru dan staf kependidikan turut memberikan dukungan doa agar pelaksanaan ujian selama enam hari ke depan berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun kendala kesehatan bagi para santri.

0 Komentar